Nota Digital#PL-2041 · 12 Okt 2026 Total Rp20.100 · Masuk saldo
Tentang Pilah
Masalah yang Diselesaikan
Berdasarkan kondisi bank sampah RT/RW, ini masalah yang sering terjadi:
1
Pencatatan masih manual
Setoran ditulis di buku tabungan, sulit dirangkum, dan salah hitung memicu kecurigaan antarwarga.
2
Harga tidak transparan
Harga pengepul berubah-ubah dan warga tidak tahu patokannya.
3
Jadwal angkut tidak jelas
Pengepul datang tanpa kabar, sehingga sampah menumpuk di pos warga.
4
Saldo sulit dicairkan
Insentif terasa jauh karena saldo hanya dibagi di akhir tahun.
Solusi Pilah
Pilah menghubungkan warga, petugas, dan pengepul secara digital. Petugas mencatat setoran, warga memantau saldo, dan pengepul tahu kapan harus datang.
Tipe Aplikasi: Hybrid (Flutter)
Satu basis kode berjalan di Android dan iOS, biaya lebih hemat, tampilan konsisten, dan database lokal (SQLite) mendukung mode offline petugas.
Requirement
Requirement Analysis
Functional Requirement
Pengguna dapat membuat akun dan login (OTP)
Petugas dapat mencatat setoran per jenis sampah
Petugas dapat bekerja offline dan sinkron otomatis
Warga dapat melihat saldo dan riwayat
Warga dapat melihat daftar harga
Warga dapat menarik saldo ke e-wallet atau sembako
Warga dapat meminta penjemputan
Pengepul dapat melihat jadwal dan rute angkut
Pengurus dapat melihat laporan volume dan dampak
Warga dapat menerima notifikasi
Non-Functional Requirement
Mudah digunakan oleh pengguna usia lanjut
Berjalan di Android 8+ dan RAM 2 GB
Data warga aman dan sesuai UU PDP
Sinkronisasi tanpa data ganda
Laporan tidak dapat diubah setelah dikunci
Sistem dapat dikembangkan untuk banyak bank sampah
Fitur
Fitur Pilah
Semua yang dibutuhkan bank sampah tanpa ribet.
Catat Setoran
Pilih nama, isi berat per jenis, nilai rupiah terhitung otomatis. Bisa tanpa internet.
Buku Tabungan Digital
Warga melihat saldo dan riwayat setoran kapan saja.
Tarik Saldo
Cairkan ke e-wallet atau pulsa, atau tukar dengan sembako warung mitra.
Harga Hari Ini
Daftar harga per jenis sampah dari pengepul mitra.
Jadwal Jemput & Angkut
Warga meminta jemput, pengepul mendapat rute dan estimasi berat.
Laporan Dampak
Berat sampah yang dialihkan dari TPA, siap untuk kelurahan.
How It Works
Empat langkah, sampah jadi saldo
1
Pilah
Warga memisahkan kardus, plastik, kaleng, dan botol di rumah.
2
Setor
Bawa ke pos bank sampah atau minta penjemputan lewat aplikasi.
3
Timbang
Petugas menimbang dan mencatat. Nilai langsung masuk saldo.
4
Cairkan
Tarik saldo ke e-wallet atau tukar sembako kapan saja.
Arsitektur
Arsitektur Aplikasi
Aplikasi hybrid berkomunikasi dengan backend lewat REST API.
Client
WargaAplikasi Pilah · Android/iOS
PetugasOffline-first · SQLite terenkripsi
Admin KelurahanDasbor web
⇅ HTTPS · sinkronisasi saat online
Backend
REST APILogin OTP + JWT
LayananSetoran · Dompet · Harga · Jadwal · Laporan
⇅ Query & notifikasi
Data & Layanan
PostgreSQLData utama
RedisAntrean & cache
FCMNotifikasi
PayoutE-wallet & pulsa
SWOT
Analisa SWOT
Strengths
Mode offline cocok untuk pos sampah
Menyentuh warga sekaligus pengepul
Dampak lingkungan terukur
Weaknesses
Petugas relawan sering berganti
Margin sampah tipis
Pendapatan awal kecil
Opportunities
Dorongan pengurangan sampah pemda
Program EPR dan CSR butuh data
Bank sampah sekolah dan perumahan
Threats
Harga daur ulang turun
Aplikasi serupa dari pemda atau startup
Warga berhenti bila saldo sulit cair
Business
Business Model Canvas
Key Partners
Pengepul & industri daur ulang
Kelurahan, PKK, Karang Taruna
Penyedia e-wallet
Key Activities
Pengembangan aplikasi
Pelatihan petugas
Pengelolaan pengepul
Key Resources
Tim mobile & backend
Data setoran dan harga
Jaringan bank sampah
Value Proposition
Catatan rapi tanpa buku
Saldo mudah dicairkan
Jadwal angkut jelas
Laporan dampak otomatis
Customer Relationships
Pendampingan petugas
Grup WhatsApp RW
Lomba antar-RT
Channels
Play Store & App Store
Kelurahan dan sekolah
Instagram & TikTok
Customer Segments
Bank sampah RT/RW
Sekolah dan perumahan
Pengepul & merek
Cost Structure
Cloud dan biaya penyaluran dana
Gaji tim dan pendamping
Pemasaran dan pelatihan
Revenue Streams
Langganan bank sampah
Komisi penjualan ke pengepul
Laporan terverifikasi untuk merek
Marketing
Our Marketing Strategy
Cara mendapatkan audience: mulai dari beberapa RW yang sudah punya bank sampah, karena kebiasaan dan masalahnya sudah jelas. Strategi dimulai dari satu area (pilot), lalu diperluas.
Kampanye Media Sosial
Konten before-after pos sampah di Instagram dan TikTok.
Lewat Kelurahan & PKK
Program resmi lebih dipercaya warga daripada iklan.
Program Sekolah
Lomba antar-kelas menjangkau orang tua lewat anak.
Pengepul sebagai Pembawa
Pengepul mengajak bank sampah langganannya.
Poster Dampak
"RW 07 mengalihkan 1,2 ton bulan ini" dibagikan di grup warga.
Tahap 1: Pilot
Dampingi 5 bank sampah RW, gratis komisi di bulan awal, relawan Pilah membantu input data warga.
Tahap 2: Tumbuh
Gandeng sekolah dan perumahan, aktifkan lomba antar-RT, dan buat konten tips memilah.
Tahap 3: Perluas
Tambah wilayah dan pengepul, lalu tawarkan paket Partner dan PRO ke bank sampah yang aktif.
Monetisasi
How Pilah Makes Money
1
Komisi Penjualan
Komisi 3–5% dari nilai sampah yang dijual lewat jadwal angkut.
2
Paket Premium
Langganan bank sampah untuk fitur lanjutan.
3
Laporan Terverifikasi
Bukti volume untuk program EPR dan CSR merek.
4
Biaya Penarikan
Biaya kecil untuk tarik ke e-wallet; sembako tetap gratis.